Demi masa,
Sungguh, manusia berada dalam kerugian,
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, serta saling menasihati untuk kebenaran, dan saling menasihati untuk kesabaran. (QS Al - 'Asr)
Kemarin malam aku pulang dengan penuh penyesalan, tak biasanya aku begini. Rasanya ada yang hilang. Setelah aku ingat-ingat kembali, ternyata aku kehilangan waktu sebanyak 2 jam. Dua jam kemarin, aku habiskan untuk sekedar berjalan-jalan dan ngobrol sana-sini. Ketika mengambil keputusan untuk mengabiskan waktu diluar, sebenarnya hati kecil sudah berkata 'jangan'. Namun kaki ini tetap saja melangkah keluar. Baiklah, aku habiskan sedikit waktu diluar. Dan kemudian, aku merasa kehilangan.
"Jika tak tahu harganya, kita sulit menghargainya." Irfan Amalee
Menurut buku yang saya baca, di Amerika sana masyarakatnya sangat percaya dengan Time is Money. Bagi mereka kehilangan waktu sama dengan kehilangan uang. Ketika satu jam kalian dibayar dengan Rp 1.000.000,00 dan satu jam kalian sia-siakan maka, Rp 1.000.000,00 tersebut hilang.
Kurang lebih begitu perasaan saya kemarin malam. Dua jam yang seharusnya bisa saya gunakan untuk membaca atau istirahat, hilang. Bukan berarti bersenang-senang itu tidak penting, tapi time of priority pada setiap hal harus kita pertimbangakn matang-matang agar tidak merasa rugi :)
Mungkin ada baiknya untuk saya agar terus mempertimbangkan time of priority sebelum akhirnya memutuskan. Karena, hal yang terbatas akan menjadi sangat berharga ketika kita memahami harganya :)
Kurang lebih begitu perasaan saya kemarin malam. Dua jam yang seharusnya bisa saya gunakan untuk membaca atau istirahat, hilang. Bukan berarti bersenang-senang itu tidak penting, tapi time of priority pada setiap hal harus kita pertimbangakn matang-matang agar tidak merasa rugi :)
Mungkin ada baiknya untuk saya agar terus mempertimbangkan time of priority sebelum akhirnya memutuskan. Karena, hal yang terbatas akan menjadi sangat berharga ketika kita memahami harganya :)

Komentar
Posting Komentar