Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2016

Benar-benar dunia

Dengan melihat dan membuka mata lebih bulat aku pahami bahwa ada sekian banyak kehidupan di muka bumi ini. Begitu banyak hati dan pikiran masing-masing yang memenuhi ruang angkasa, sesak memenuhi udara, meski tak teraba dan terkadang tak terasa ada. Ada hati yang sedang berbahagia, ada hati yang sedang terluka, semuanya sama berada dalam satu atap luas tak terbatas. Ada yang peduli, lebih banyak yang tidak peduli. Di bawah keramaian yang sama, kita hanya mampu menolong apa yang mampu kita hadapi. Di dalam ruang yang sama, kita hanya mampu mengamati, sisanya adalah peraturan yang diciptakan masing-masing pribadi. Ada yang tegak berdiri, ada yang duduk tak beraturan, ada yang datang dan pergi. Ada yang sendiri lebih banyak lagi yang bergerombolan. Mungkin ingin meramaikan masing-masing kesunyian. Ada yang diam, ada yang bercerita, ada yang tertawa lebih banyak lagi yang tak tau harus berbuat apa. Benar-benar dunia.

Baiknya ku-namai apa

Apa yang lebih bisa kusentuh daripada angan-anganku sendiri? Berdiri pada kegamangan yang tak berarti. Selain menjalani, apa yang dapat kuputuskan? Selain menolong diriku sendiri maka apa yang dapat kulakukan? Tak putus-putusnya harapan dalam rentetan puji-pujian. Kemana logika saat tak ada jawaban atas pertanyaan yang kunamai apa.

Menikah

nikah /ni·kah/   n  ikatan (akad) perkawinan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum dan ajaran agama:  hidup sebagai menikah /me·ni·kah/   v  melakukan nikah pernikahan /per·ni·kah·an/   n   1  hal (perbuatan) nikah; ( kbbi) Akhir-akhir ini sering kudengar kata jodoh, menikah dan pernikahan. Bukan hal yang asing sebenarnya di telinga, karena entah apa (sepertinya faktor usia dan kedewasaan 😂) membuat banyak reuni dan perkumpulan membicarakan masalah yang satu ini. Jika pernah ku ceritakan maka sebagian teman-teman perempuanku tak semuanya ingin mernikah pada usia muda, sebagian memilih kematangan emosi dan finansial sebagai alasan lain, sebagian lagi memilih tidak tau mungkin karena belum memiliki bayangan. Jangan tanya tentang aku nanti juga kau tau sendiri. Bagiku menikah adalah sebuah ikatan yang melibatkan dua buah keluarga, biar ku tekankan lagi pada kata keluarga. Keluarga memiliki banyak anggota, ada orang tua, sauda...