Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Sebuah Pesan

Ada yang ingin kuungkapkan lewat sebuah pesan-tapi kata tetap tak mampu menyampaikan, lewat sebuah tulisan-tapi tetap tak mampu mendeskripsikan, sebuah kerinduan akan tujuan, perjalanan dan kejayaan. Salam hangat untuk masa yang telah berlalu, terimakasih atas pelajaran dan cintanya. Biar waktu memeluk rindu maka satu akan berpadu dalam sembah sujud menuju-Mu.

Bukan Kamu, tapi Hujan

Bukan kamu, tapi hujan yang paling mampu membuatku begitu melankonis. Bukan kamu, tapi hujan yang bisa menenangkan sekaligus mendatangkan kekhawatiran. Bukan kamu, tapi hujan yang mampu mengajakku menari dibawah derasnya guyuran. Bukan kamu, tapi hujan yang membuatku menengadahkan tangan - menggenggam yang mengalir dan merelakannya bergulir. Bukan kamu, tapi hujan yang membuatku diam sejenak - menuangkannya dalam sajak. Yogyakarta, 10 / 11 / 14

Mungkin Kau Hanya Butuh Sedikit (?)

Dear, Dengarkan aku.. Kehidupan di bumi itu kejam, katanya. "Jangan mengada. Kehidupan di bumi kejam? Maksudmu kekejaman yang manusia ciptakan di dalamnya?" Dear, Kepercayaan itu mahal harganya. "Kau yang tak mudah percaya, atau kau yang tak mau memberikan kepercayaan?" Dear, Tak selamanya kebaikan akan dibalas dengan kebaikan. "Hei, kau mengharap balasan?" Baiklah, biar kuberi tahu satu. Matahari tak pernah berhenti mencintai bumi. "Basi." "Aku sudah sering dengar. Ia tak lelah menyinari meski bumi tak sekalipun memberi." Lalu? Dear, Kau percaya bahwa Tuhan itu ada ? "Aku percaya karena alam semesta pun tak mampu menolaknya." Kalau begitu berhentilah mengela. Tuhanmu menantimu diujung sana, untuk mendengar pinta. Damaikan dirimu dan berhentilah merasa paling merana. Mungkin kau hanya butuh sedikit ... "Apaa?" Kata.

Kue

Petang hari tadi aku keluar dengan temanku Adelin Pricillia , kami makan berdua duduk berhadapan sambil mencari sinyal wifi. Aku memesan makanan yang biasa saja, yang penting sehat dan mengenyangkan. Selang beberapa menit, makanannya datang. Sayur, yang aku lupa namanya, sayang daun sayurnya tidak seberapa segar, mungkin sudah terlalu lama tersimpan di pendingin. Petang itu, aku sedang dalam keadaan ‘good mood’ sambil sedikit rindu rumah. Kuhabiskan makananku perlahan dan kemudian datang seorang remaja awal menghampiri. Sayangnya aku lupa menanyakan namanya, “Mbak mau beli kue?”. Sombong sekali aku menjawab seketika “nggak dek.” Lalu kulihat wajahnya, sontak aku ingat adik-adikku dirumah. Dia masih kecil, terlalu kecil untuk menjajakan kue tersebut. Kupanggil lagi ia “Kue apa? Berapaan dek? Buatannya siapa?” “Buatannya Ibuk mbak, ini cuma 150 ribu tiga toples.” Mampuslah, uang bulanan yang Mama kasih masih harus aku bagi-bagi lagi. “Maaf yaa dek, tapi kamu udah makan?” dia...

Would You Mind to Help Me, Please?

Berdasarkan penelitian yang saya lakukan dikamar kostan saya, pada objek (variabel tetap) yang sangat kecil yaitu semut-semut imut pada variabel berubah yaitu, makanan yang tersedia, semut-semut imut lebih memilih untuk mengerubungi air bukan makanan yang manis-manis termasuk tidak memilih mengerubungi saya (ehh maaf ^^v) hal ini cukup membuat saya bingung dan terganggu, karena kadang ada semut-semut yang masuk kegelas atau mencoba masuk ke dalam air yang ada di dalam galon. Muncul pertanyaan dibenak saya, apakah hal ini terjadi karena mereka juga kepanasan seperti apa yang saya rasakan? Akhir-akhir ini saya merasa adanya perubahan suhu yang cukup mengagetkan, terutama di Jogja. Mungkin di Indonesia atau di seluruh belahan dunia juga (seperti berita yang saya baca pada NEW YORK Times edisi 06/05/14 dengan judul Climate Change Study Finds U.S Is Already Widely Affected ). Jadi suhu permukaan bumi semakin panas yaa? Ya, yang saya rasa demikian. Kamu? ^^v Saya tidak bisa membaya...

Untuk Kres(na),

by : Laillia c.n Katakan padaku, apakah sebenarnya kita saling berjanji dalam hati. Jika kita akan bertemu lagi suatu hari nanti, Saling menyemangati dalam mimpi. Katakan padaku, apakah kau juga sama disana, diam-diam tak sengaja terpikirkan bayangan hingga bulir-bulir air mata jatuh tak tertahankan. Katakan padaku, apakah kau masih masih tetap sama? Akan terus menyatakan cinta yang tak tersiratkan. Memendam dalam diam, saling berharap dalam hati tanpa tau pasti. Yang ku tau, kau begitu baik padaku, paling mengerti isi hatiku. Tak menertawakanku ketika aku lumpuh, mengangkatku ketika aku jatuh. Na, Aku masih tetap sama, sama seperti kita pertama bersua. Memandangimu dalam diam, melihatmu dari kejauhan, mengawasimu hingga bayangan. Na, Aku masih tetap sama mendoa dalam malam. Memandangimu dalam keheningan. Mencarimu dalam impian. Na, Tolong katakan, samakah yang kita rasakan?

Mama..

Mama, wanita luar biasa yang dengan kelembutannya mampu membuatku berdiri lebih tegak. Mama, yang dengan kesabarannya mampu membuatku berlari lebih kencang. Mama, yang dengan diamnya mampu membuatku bertekuk lutut. Mama.. yang tak pernah lelah meminta pada Yang Maha Kuasa, yang selalu memberikan waktu untuk mendidik anak-anaknya, mengantarkan kemanapun kami menuju cita. Mama, yang tak pernah letih dalam doa, tak pernah lupa untuk berusaha tak pernah menitikkan air mata didepan anak-anaknya Mama.. segala usaha, doa dan usaha kau lakukan untuk kami semua tak lelah dalam pengharapan tak sedih dalam cobaan Mama.. Untuk malam ini, ijinkan aku menulis kata cinta untukmu mengucap sepatah dua patah kata yang tak pernah terucapkan meminta maaf atas segala kenakalanku, mendoakanmu untuk segala asa ingin kau capai, Mama, biasanya kau antar aku kemanapun aku menuju mimpiku, maka malam ini, biar kuantar cita-cita mama dengan sepucuk doa. Maaf ma, jika hanya sebuah doa. I...

Selamat Malam, Hujan :)

Apa pernah malam-mu dihantui rasa cemas dan tak ingin menutup mata, dalam hati bertaya-tanya. Apa saja yang sudah dan belum aku lakukan pada hari ini. Tak berani memejamkan mata, takut jikalau ada hal tertinggal yang belum dikerjakan. Sudahkah aku tanyakan kabar orang tuaku hari ini, sudahkah aku membuat teman-temanku tersenyum. Dan yang terpenting, sudahkah aku bermanfaat bagi banyak orang hari ini? :) Mata sulit untuk terpejam ketika, malam ini tersadari bahwa aku tidak melakukan apa-apa. Betapa sia-sianya waktu jikalau begitu. Tapi aku juga tidak ingin begitu seterusnya, malam ini aku akan tidur dengan nyaman, terbangun dengan perasaan yang lebih ringan, karena esok ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, dan tidak ada alasan untuk tidak melakukan apa-apa. Selmat malam, hujan :)

Coba Kau Ceritakan Padaku, Sedikit Saja :)

Coba ceritakan padaku, bagaimana caramu menilai seseorang? Bagaimana bisa kau menilai secara objektif pabila kau hanya menilai melalui indra penglihatan. Tapi bukankah, hati juga ikut merasa ketika pertama kali mata memandang. Bagaimana bisa, otak lalu menerjemahkan dari perasaan bahwa "aku tak suka orang ini, tidak sedikitpun" Lalu kau menjauh perlahan, "untuk lebih berhati-hati" katamu. Kutanyakan lagi padamu, manusia mana yang rela hatinya terlukai? Tiada, tidak ada barang satupun. Tapi, bagaimana bisa kau tak juga belajar arti luka itu sendiri. "Untuk apa?" Katamu. Untuk memahami, bahwa luka itu memang ada disamping tawa. "Bagaimana bisa?" Kau tidak ingat kalau hukum alam bekerja dengan baik? Tuhan-pun memberi makna pada setiap duka dan luka, untuk kita belajar mengerti cara berlaku yang benar dan tidak saling menyakiti. Kuulangi lagi pertanyaanku, bagaimana bisa kau menilai jika hanya, keindahan luar tuk puaskan mata tanpa me...

Duduk di Bangku Depan

Nama : Mutiara Panggilan : LIA Salah satu hobi : duduk didepan Duduk di depan? Serius? Iya duduk didepan, terutama waktu pelajaran berlangsung. Mungkin terlihat sedikit terobsesi dengan bangku di depan yaa. ^^ Hobi duduk di depan bermula ketika Mamma pernah berpesan "Kalau lagi pelajaran, duduknya didepan ya Lia, perhatikan gurunya." Sepertinya Mamma tau persis kalau anaknya gampang banget teralihkan perhatiannya, dan postur badan yang imut ini suka gak lihat apa-apa kalau duduk dibelakang ^^v Sejak saat itu, aku lebih memilih dan lebih suka duduk didepan, kenapa? Ya, karena ingin memperhatikan 'pembicara'nya secara lebih jelas :) Sekarang kalau dosennya killer masih suka duduk didepan? Untuk cari aman, milih yang tengah aja deh.. (duuuh -____- ) Ini sedikit pengecualian ya, boleh kan? ^^ Tapi ada yang lebih penting dari sekedar duduk depan dijaman sekarang. Kalian tau nggak kalau di Manado tahun 1901 anak-anak yang bersekolah dan mau duduk saja...

Passion

Have you ever thought what makes you differ from another? Have you ever thought what makes you special? The answer is only on your mind, in your heart, you don't need to give me the key. (Especially if you want too, it'll be okay for me) ^^ I think, every people have the own secret. Not only the secret but also the reason why he has to struggle. I don't want to be a selfish girl so I want to share a little bit about the passion (^^v and the reason why I must keep my self movin. Do you ever have a secret that you keep in from 5 years old? Do you ever try to guess what was really really happen when you were 5 years old? I think it makes me differ from another. I try to understand a situation (I don't need to give you the information ^^) every moment that makes me sobbing when I remember it. And after that I'll always recover my promise. Do you ever feel it? Have you think about it? Just try to find the reason, to whom you have to struggle. I know, ev...

Kau Juga Belum Tertidur, kan?

Dunia masih belum tidur kan? Dibawah temaram malam Jauh di peluk rembulan Aku masih berkutat dengan pikiran dan sedikit perasaan Ditemani lilin yang mengalahkan kesenyapan Diantara ruang hampa karena tiada ramaian Aku ini menulis apa.. Kata tanpa makna, karena memang begitulah ia.. Tak akan berarti tanpa kita sendiri yang memaknai Malam, tamaram..

Sajak Kecil Tentang Cinta

Mencintai angin harus menjadi siut Mencintai air harus menjadi ricik Mencintai gunung harus menjadi terjal Mencintai api harus menjadi jilat Mencintai cakrawala harus menebas jarak MencintaiMu harus menjadi aku - Sapardi Djoko Damono

Belajar dan Berbagi

Jogja panas sekali akhir - akhir ini, membuatku susah tidur. Biasanya jam 9malam aku sudah mimpi indah, cuaca panas yang membuatku susah tidur, atau pikiranku yang memang belum puas menemukan jawaban :) Baru saja tadi aku teringat kalau ada 'tugas' menulis, mengajak pada kebaikan. Apaaaa yaa...  duh, apaaaa.. sepertinya semua kebaikan terlenyapkan ^^ Yang teringat hanya satu #learn and #share. Bukan main, yang teringat hanya ini. Lainnya seperti menguap terbawa malam :D Prinsip ini adalah prinsip yang pernah aku dapatkan dan pelajari di YOT Yogyakarta. Sederhana, tapi dalam maknanya. Jika kita pikirkan secara lebih mendalam maknanya bukan hanya belajar dan berbagi. Bagaimana bisa berbagi kalau tak belajar dan mengerti terlebih dahulu. Bagaimana mau berbagi jika kita tidak memiliki apa yang akan dibagi. Sedikit menamparku, karena belum banyak yang bisa aku bagi ^o^ Tidak banyak yang ku ingat, tapi setelah aku pikir-pikir malam ini. Sejatinya untuk apa hidup jika b...

Illiterate (Pesan dari Ibu Widyastuti)

"Apa yang akan anda lakukan, sebagai calon guru dimasa depan, jika murid-murid anda terbiasa menggunakan gadget dalam hal apapun?" Kurang lebih ini pertanyaan yang ditanyakan Ibu Widyastuti pagi tadi. Beliau memaparkan bahwa, saat ini generasi Indonesia berada dalam kondisi  illiterate  dan merupakan tugas calon seorang guru untuk membuat murid-muridnya mau membaca. Sikap mau membaca ini sebaiknya ditanamkan sejak kecil, dan dimulai juga dari gurunya. If you're the future teacher and you're not knowledgeable , what will happen on the future generation? The statement, off course, make me think a lot. ^o^ Literacy (n) : (1) the ability to read and write, (2) knowledge of a particular subject, or a particular type of knowledge. - Cambridge Advanced Learner's Dictionary. Literacy atau dalam bahasa Indonesia dapat kita artikan sebagai 'melek huruf' (lawan dari buta huruf apa yaa?) ^^ Apa arti literacy sendiri secara harfiah? Kurang lebih artinya...

Tidak Menyerah

"Bedanya orang sukses dan gagal adalah, orang sukses itu mengambil tindakan disetiap kesempatan yang datang padanya sedangkan orang gagal membiarkan kesempatan itu berlalu dengan selalu mengeluh karena merasa tidak yakin dengan kemampuannya. Keyakinan pada diri sendiri adalah hal penting di saat orang lain tidak percaya dengan kemampuan kita karena sesungguhnya hidup dan masa depan kita ditentukan oleh diri sendiri." - Pesan dari Deassy M. Destiani dalam Tidak Menyerah ^^ Ya benar, bahwa masa depan kita ditentukan oleh diri sendiri dan uluran cinta Tuhan pastinya. Orang lain bisa saja menunjukkan jalan dan mengarahkan kita menuju kehidupan yang menurut mereka lebih baik. Akan tetapi, mereka tidak akan bertanggung jawab sepenuhnya dengan apa yang telah kita pilih. Ketika telah mengambil sebuah keputusan maka kita juga harus siap menanggung segala resikonya. ^^ Saat orang lain mencoba mengarahkan hidupmu, maka pikirkanlah, benarkah mereka peduli padamu atau hanya ingin memb...

I'll always remember this moment, Intan :)

Goresan Pena: Teruntuk Sahabatku : Untuk Sahabatku, Mutiara Laillia Sudah hampir satu tahun lamanya kita tidak bertemu. Tak saling bersua, tak saling menyapa meski da...

Waktu

Demi masa, Sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, serta saling menasihati untuk kebenaran, dan saling menasihati untuk kesabaran. (QS Al - 'Asr) Kemarin malam aku pulang dengan penuh penyesalan, tak biasanya aku begini. Rasanya ada yang hilang. Setelah aku ingat-ingat kembali, ternyata aku kehilangan waktu sebanyak 2 jam. Dua jam kemarin, aku habiskan untuk sekedar berjalan-jalan dan ngobrol sana-sini. Ketika mengambil keputusan untuk mengabiskan waktu diluar, sebenarnya hati kecil sudah berkata 'jangan'. Namun kaki ini tetap saja melangkah keluar. Baiklah, aku habiskan sedikit waktu diluar. Dan kemudian, aku merasa kehilangan. "Jika tak tahu harganya, kita sulit menghargainya." Irfan Amalee Menurut buku yang saya baca, di Amerika sana masyarakatnya sangat percaya dengan Time is Money. Bagi mereka kehilangan waktu sama dengan kehilangan uang. Ketika satu jam kalian dibayar dengan ...