Bukan kamu,
tapi hujan yang paling mampu membuatku begitu melankonis.
Bukan kamu,
tapi hujan yang bisa menenangkan sekaligus mendatangkan kekhawatiran.
Bukan kamu,
tapi hujan yang mampu mengajakku menari dibawah derasnya guyuran.
Bukan kamu,
tapi hujan yang membuatku menengadahkan tangan - menggenggam yang mengalir dan merelakannya bergulir.
Bukan kamu,
tapi hujan yang membuatku diam sejenak - menuangkannya dalam sajak.
Yogyakarta, 10 / 11 / 14
tapi hujan yang paling mampu membuatku begitu melankonis.
Bukan kamu,
tapi hujan yang bisa menenangkan sekaligus mendatangkan kekhawatiran.
Bukan kamu,
tapi hujan yang mampu mengajakku menari dibawah derasnya guyuran.
Bukan kamu,
tapi hujan yang membuatku menengadahkan tangan - menggenggam yang mengalir dan merelakannya bergulir.
Bukan kamu,
tapi hujan yang membuatku diam sejenak - menuangkannya dalam sajak.
Yogyakarta, 10 / 11 / 14
.jpg)
Komentar
Posting Komentar