Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2014

Coba Kau Ceritakan Padaku, Sedikit Saja :)

Coba ceritakan padaku, bagaimana caramu menilai seseorang? Bagaimana bisa kau menilai secara objektif pabila kau hanya menilai melalui indra penglihatan. Tapi bukankah, hati juga ikut merasa ketika pertama kali mata memandang. Bagaimana bisa, otak lalu menerjemahkan dari perasaan bahwa "aku tak suka orang ini, tidak sedikitpun" Lalu kau menjauh perlahan, "untuk lebih berhati-hati" katamu. Kutanyakan lagi padamu, manusia mana yang rela hatinya terlukai? Tiada, tidak ada barang satupun. Tapi, bagaimana bisa kau tak juga belajar arti luka itu sendiri. "Untuk apa?" Katamu. Untuk memahami, bahwa luka itu memang ada disamping tawa. "Bagaimana bisa?" Kau tidak ingat kalau hukum alam bekerja dengan baik? Tuhan-pun memberi makna pada setiap duka dan luka, untuk kita belajar mengerti cara berlaku yang benar dan tidak saling menyakiti. Kuulangi lagi pertanyaanku, bagaimana bisa kau menilai jika hanya, keindahan luar tuk puaskan mata tanpa me...

Duduk di Bangku Depan

Nama : Mutiara Panggilan : LIA Salah satu hobi : duduk didepan Duduk di depan? Serius? Iya duduk didepan, terutama waktu pelajaran berlangsung. Mungkin terlihat sedikit terobsesi dengan bangku di depan yaa. ^^ Hobi duduk di depan bermula ketika Mamma pernah berpesan "Kalau lagi pelajaran, duduknya didepan ya Lia, perhatikan gurunya." Sepertinya Mamma tau persis kalau anaknya gampang banget teralihkan perhatiannya, dan postur badan yang imut ini suka gak lihat apa-apa kalau duduk dibelakang ^^v Sejak saat itu, aku lebih memilih dan lebih suka duduk didepan, kenapa? Ya, karena ingin memperhatikan 'pembicara'nya secara lebih jelas :) Sekarang kalau dosennya killer masih suka duduk didepan? Untuk cari aman, milih yang tengah aja deh.. (duuuh -____- ) Ini sedikit pengecualian ya, boleh kan? ^^ Tapi ada yang lebih penting dari sekedar duduk depan dijaman sekarang. Kalian tau nggak kalau di Manado tahun 1901 anak-anak yang bersekolah dan mau duduk saja...

Passion

Have you ever thought what makes you differ from another? Have you ever thought what makes you special? The answer is only on your mind, in your heart, you don't need to give me the key. (Especially if you want too, it'll be okay for me) ^^ I think, every people have the own secret. Not only the secret but also the reason why he has to struggle. I don't want to be a selfish girl so I want to share a little bit about the passion (^^v and the reason why I must keep my self movin. Do you ever have a secret that you keep in from 5 years old? Do you ever try to guess what was really really happen when you were 5 years old? I think it makes me differ from another. I try to understand a situation (I don't need to give you the information ^^) every moment that makes me sobbing when I remember it. And after that I'll always recover my promise. Do you ever feel it? Have you think about it? Just try to find the reason, to whom you have to struggle. I know, ev...

Kau Juga Belum Tertidur, kan?

Dunia masih belum tidur kan? Dibawah temaram malam Jauh di peluk rembulan Aku masih berkutat dengan pikiran dan sedikit perasaan Ditemani lilin yang mengalahkan kesenyapan Diantara ruang hampa karena tiada ramaian Aku ini menulis apa.. Kata tanpa makna, karena memang begitulah ia.. Tak akan berarti tanpa kita sendiri yang memaknai Malam, tamaram..

Sajak Kecil Tentang Cinta

Mencintai angin harus menjadi siut Mencintai air harus menjadi ricik Mencintai gunung harus menjadi terjal Mencintai api harus menjadi jilat Mencintai cakrawala harus menebas jarak MencintaiMu harus menjadi aku - Sapardi Djoko Damono

Belajar dan Berbagi

Jogja panas sekali akhir - akhir ini, membuatku susah tidur. Biasanya jam 9malam aku sudah mimpi indah, cuaca panas yang membuatku susah tidur, atau pikiranku yang memang belum puas menemukan jawaban :) Baru saja tadi aku teringat kalau ada 'tugas' menulis, mengajak pada kebaikan. Apaaaa yaa...  duh, apaaaa.. sepertinya semua kebaikan terlenyapkan ^^ Yang teringat hanya satu #learn and #share. Bukan main, yang teringat hanya ini. Lainnya seperti menguap terbawa malam :D Prinsip ini adalah prinsip yang pernah aku dapatkan dan pelajari di YOT Yogyakarta. Sederhana, tapi dalam maknanya. Jika kita pikirkan secara lebih mendalam maknanya bukan hanya belajar dan berbagi. Bagaimana bisa berbagi kalau tak belajar dan mengerti terlebih dahulu. Bagaimana mau berbagi jika kita tidak memiliki apa yang akan dibagi. Sedikit menamparku, karena belum banyak yang bisa aku bagi ^o^ Tidak banyak yang ku ingat, tapi setelah aku pikir-pikir malam ini. Sejatinya untuk apa hidup jika b...